Tips penting membangun startup




Tips penting membangun startup 

Membangun startup tentu impian semua orang, namun apakah orang tersebut mampu untuk membangun nya hingga berhasil ?, pertanyaan ini juga mungkin ada di benak anda. Sebenarnya untuk membuat startup kita hanya perlu ide, ya ide untuk memberikan solusi atas keluhan orang lain.

Ketika keluhan orang lain anda berikan solusi, di sinilah peluang anda karena pasar sudah ada dan tinggal anda melakukan riset juga analisa seberapa banyak kah marketnya?, agar anda tahu siapa target market anda, berapa range usia market anda. 

Pemilik startup yang baru memulai bisnisnya tentunya akan sangat penting membangun bisnisnya dengan tepat sebagai acuan untuk arah dari bisnis startup kedepannya. 

Tentu bagi pemilik startup pemula pasti ada pertanyaan dalam dirinya, saya harus mulai dari mana? Nah Untuk mengatasi hal tersebut berikut ini beberapa tips penting untuk memulai membangun startup.


Minimum viable product


Langkah penting pertama adalah membuat MVP (Minimum Viable Product), sangat penting untuk sebuat startup membuat MVP berupa prototype atau design awal kerangka kerja dalam bentuk draft mulai mencoba untuk menawarkan layanan ke target pasar yang akan di bidik, pastikan anda mendapatkan feedback dari pengguna untuk meningkatkan kualitas dari layanan yang akan ada jual nantinya.

Membuat Versi Beta untuk Mendapatkan Feedback dari pengguna


Dengan adanya feedback kita bisa mengukur kebutuhan yang diinginkan pasar,
melakukan perbaikan dan penempurnaan layanan dengan begitu kita bisa memastikan bahwa layanan yang akan dikembangkan memang sesuai dengan kebutuhan pasar tertarget tersebut.

Merekrut orang untuk mengembangkan startup


Ketika anda sudah memulai membuat produk atau layanan, anda sudah waktu nya merekrut orang (co-founder) yang ahli di bidangnya untuk percepatan proses pembuatan layanan dan produk anda, carilah  tenaga ahli yang berpengalaman di bidangnya di awal bedirinya startup untuk membawa startup berkembang ke level berikutnya.

Baca Juga : Menjamurnya startup fintech menjadi solusi atau masalah?

Evaluasi produk dan layanan


Ketika produk dan layanan sudah anda buat, untuk meningkatkan kualiatas ada baiknya produk dan layanan yang sudah di buat di evaluasi ulang dengan mendasarkan prioritas dari produk dan layanan yang di buat baik dari aspek UI (User Interface) terlebih aspek UX (User Experience) setelah versi beta diluncurkan.

Peluncuran ke publik dan pembuktian model bisnis


Setelah sebelumnya membuat versi beta, melakukan evaluasi produk dan perbaikan selanjutnya Pada tahap ini anda harus siap menerima feedback ketika launching produk dan layanan anda, untuk menampung masukan dari orang yang menggunkan produk dan layanan anda.

Siapkan team untuk menampung feedback dari orang banyak saat peluncuran produk dan layanan ke publik, tidak di pungkiri dengan adanya feedback berguna untuk pengembangan selanjutnya untuk menyesuaikan degan kebutuhan pasar tertarget.

Dalam tahap ini juga startup akan tahu mana pasar tertarget yang sesui dengan produk dan layanan yang di buat. Matangkan produk yang ada dengan terus melakukan koreksi dan penambahan fitur dari produk dan layanan produk yang di buat.

Mencari Pendanaan Tahap Pertama


Setelah produk dan layanan anda siap untuk digunakan tahap selanjutnya adalam mencari investor untuk dapat memberikan pendanaan pada startup yang anda buat. Tahap ini adalah tahap akhir dari prmbuatan startup dengan kata lain anda harus bisa meyakinkan investor terkait produk dan layanan anda dengan memberikan data, target pengguna, testimoni pengguna dan rencana di masa depan terkait produk dan layanan yang di buat.

Tahap ini tidak berlaku jika anda memang ingin membangun startup bootstrapers yang memang melakukan pendanaan sendiri tanpa perlu mencari investor untuk menjalankan startup anda.
Previous
Next Post »

Berkomentar dengan bijak dan sopan. Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment